Panduan Jalinara

Integrasi & API

Isi Data Webhook dan Cara Memperbaiki Masalahnya

Header dan contoh isi data yang dikirim Jalinara ke penerima webhook, plus cara memeriksa webhook yang tidak sampai atau gagal.

Webhook adalah kiriman otomatis dari Jalinara ke alamat aplikasi Anda saat ada kejadian, misalnya pesan masuk. Halaman ini untuk tim teknis yang membuat penerimanya: apa yang dikirim, dan apa yang diperiksa bila datanya tidak sampai.

Cara mengisi alamat penerima ada di Cara Memasang Webhook Perangkat dan Cara Mengirim Webhook dari Automasi.

Header yang dikirim Jalinara

Header Isi Dikirim oleh
x-jalinara-event Nama kejadian Webhook perangkat dan aksi Automasi
x-jalinara-event-id ID unik kejadian. Pakai untuk membuang data ganda Webhook perangkat dan aksi Automasi
x-jalinara-timestamp Waktu kirim, dalam detik Webhook perangkat dan aksi Automasi
x-jalinara-signature v1= diikuti tanda tangan HMAC-SHA256 Hanya webhook perangkat yang diberi secret
x-wa-secret Secret apa adanya, untuk kompatibilitas. Form perangkat menyebut header ini Hanya webhook perangkat yang diberi secret

Contoh isi data pesan masuk

Nilai di bawah ini fiktif.

{
  "device": "dev_xxx",
  "sender": "6280000000110",
  "pushName": "Pelanggan Uji (contoh)",
  "message": "Halo, mau tanya",
  "type": "text",
  "isGroup": false,
  "media_url": null,
  "timestamp": 1718700000
}

Contoh ini bukan susunan lengkap. Catat contoh data asli yang tiba di penerima Anda, termasuk dari aksi Automasi, dan jadikan itu acuan. Jangan menebak susunannya.

Cara memeriksa webhook perangkat yang tidak sampai

Kegagalan webhook perangkat tidak tercatat di dashboard Jalinara.

  1. Lihat log di aplikasi penerima.

  2. Minta tim teknis memanggil POST /api/gateway/webhook/test dengan API Token (TOKEN_ANDA).

  3. Bila uji gagal, buka Perangkat & API › Perangkat, klik ikon Edit pada baris perangkat, lalu periksa URL Webhook (opsional). Cocokkan gejalanya dengan tabel di bawah.

Cara memeriksa aksi Kirim webhook (POST) yang gagal

Berbeda dengan webhook perangkat, aksi ini mencatat hasilnya di Riwayat eksekusi.

  1. Di sidebar, buka Balas Otomatis › Automasi.

  2. Klik ikon Riwayat eksekusi pada baris alur.

    Jendela Riwayat eksekusi dengan baris webhook berstatus Gagal dan alasannya di kolom Detail (alamat pada gambar sengaja salah) Perbesar
  3. Cari baris Kirim webhook (POST) berstatus ① Gagal, lalu baca alasannya di ② Detail.

    Jalinara mencoba ulang hingga 3 kali sebelum mencatat Gagal, jadi satu kiriman bisa sampai ke penerima lebih dari sekali.

  4. Cocokkan Detail dengan tabel di bawah.

  5. Klik ikon Edit pada baris alur, perbaiki URL webhook, lalu klik Simpan.

Masalah yang paling sering

Gejala Penyebab Perbaikan
Muncul "URL webhook tidak valid (harus http/https)." atau "URL webhook menunjuk ke alamat internal/terlarang." Atau Detail berisi "webhook gagal: SSRF diblokir: alamat internal/terlarang" Alamat tidak diawali http:// atau https://, atau mengarah ke jaringan internal (server lokal, jaringan kantor) Salin ulang alamat dari aplikasi penerima. Pakai alamat publik yang bisa dijangkau dari internet
Penerima tidak mendapat data dari webhook perangkat Alamat salah, penerima mati, atau alamat internal Periksa log penerima, atau jalankan uji POST /api/gateway/webhook/test
Gagal dengan Detail "HTTP 4xx/5xx" atau "timeout" Penerima menolak data, error, atau terlalu lama menjawab Baca Detail dan log penerima. Minta penerima menjawab cepat, lalu memproses data belakangan
Data tercatat dua kali, atau n8n membalas berkali-kali Jalinara mencoba ulang setelah jawaban gagal. n8n juga ikut membalas kabar status Buang data ganda dengan x-jalinara-event-id. Di n8n, saring data "type": "status" (caranya)
Penerima menolak karena tanda tangan tidak cocok Secret di penerima berbeda dengan di Jalinara Samakan secret di kedua sisi. Di Jalinara, isi Webhook Secret (opsional) pada form Edit perangkat

Belum ketemu jawabannya? Buka menu Bantuan di dashboard Jalinara dan kirim tiket ke tim kami.